Tampilkan postingan dengan label That Perfect Guy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label That Perfect Guy. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Desember 2009

That Perfect Guy (2-TAMAT)

Chapter 2
Kanan Kiri OK!!

Dua minggu kemudian.

“Sumpeh lo? Lo… gak lagi bercanda ‘kan?” Mata Syafa yang belo, jadi dobel belo saking kagetnya mendengar cerita Keysha. Keysha mengangguk lesu.

“Gue liat sendiri. Dia merayu dan mencoba nyium Derby. Untung, Derby gesit berkelit. Kalo gak bisa abis tuh anak!“ Ujarnya geram.

“Katanya sih, semula dia emang suka sama gue… tapi… begitu liat ketampanan Derby, ‘penyakit’ lamanya kumat. Pantesan, dia perhatian banget sama Derby. Rese! Gue dikadalin abis-abisan!” lanjut Keysha emosi.

“Sabar… sabar… Gak usah marah-marah gitu. Ntar cepet peot lho! Yang penting, lo belum terlanjur kawin sama dia.” Syafa mengelus-elus punggung Keysha.

“Iya siih… tapi… gue udah terlanjur jatuh cinta sama dia. Ralat, maksudnya… ‘pernah jatuh cinta’. Gila banget! Kenapa gue gak curiga ngeliat dia baik banget sama Derby? Kenapa gue bisa apes gini sih?” Keysha menyesali diri.

“Sudahlah, anggap aja ini pelajaran buat lo. Biar gak silau lagi sama cowok perfect. Nobody is perfect! Justru, yang terlalu sempurna patut dicurigai.” Syafa menasihati. Keysha terdiam. Tampaknya, ia meresapi setiap kata sobatnya itu.

“Yah, lain kali gue mesti ati-ati nih kalo naksir cowok, apalagi kalo doi keliatan perfect banget.” Ujar Keysha kemudian sambil bangkit dari duduknya.

“Eh, mau kemana?”

“Ke tempat yang banyak cowok cakepnya. Kali aja ada yang cocok. ”

“Kok bisa sih? Lo kan baru aja patah hati…,” Syafa takjub.

“Patah hati? No way! Patah satu tumbuh seribu dong!” Keysha tersenyum genit.

“Keysha… Keysha… lo tuh nggak pernag berubah ya?”


TAMAT
Copyright Sweety Qliquers

That Perfect Guy (1)

Chapter 1
Finally, I Found Him…


Keysha bercerita dengan semangat 45. Tangannya bergerak kesana kemari bagai konduktor dalam konser musik. Senyum kebahagiaan terukir di bibirnya. Sesekali tawanya yang renyah terdengar. Di depannya, Intan duduk dengan manis mendengarkan cerita sang sahabat.

“Finally, I found him…..,” desah Keysha mengakhiri ceritanya. Matanya yang cantik memandang jauh ke arah taman rumah Syafa yang ditata asri.

“Are you sure? Masa sih, ada cowok se perfect itu? “ tanya Syafa ragu.

“100 %“ Keysha mengangguk mantap.

“Otaknya gimana? Telmi gak?” Syafa teringat cerita Fey sebulan lalu tentang cowok keren yang ditaksirnya tapi sayang… BOTOL alias Bodoh dan Tolol.

“Emangnya, gue belum ngasih tau kalo titelnya itu berderet. Ir, MBA,MM?”

“Hmm… berotak encer, berkantong tebal, berwajah tampan kayak Tom Cruise, bersifat lembut, perhatian, baik hati, dan gak sombong. Tapi, gimana dengan bodinya?“ tanya Syafa masih penasaran.

“Yahud deh! Bukan tipe Pendekar, Pendek dan Kekar. Juga bukan tipe n’dut. Tingginya sekitar 185 senti.”

“Wah, kalo setinggi itu… biasanya cungkring. Padahal, lo kan anti cowok kurus kering. “ cerocos Syafa, terkenang pada Virgo, teman mereka semasa SMA yang baik hati and cinta mati sama Syafa tapi ditampik gara-gara TULALIT (tinggal Tulang dan Kulit, saking cekingnya).

“Tebakan yang salah! Gebetan gue kali ini punya body proporsional. Kalo lo ngeliat dia, dijamin…. ngiler.”

“Gak segitu-gitu amat kale. Emangnya, doi makanan…,” Syafa tersenyum sambil mikir. Apalagi ya, hal-hal yang bikin cowok gak oke di mata Keysha. Soalnya, sohibnya ini emang super duper cerewet dalam hal memilih pacar. Semua cowok yang naksir dan (pernah) ditaksirnya selalu aja ada minusnya. Entah minus dari segi fisik maupun dari segi kebiasaan yang gak banget, such as : suka ngupil dan buang gas di tempat umum. Nggak heran, di usianya yang ke 27 Keysha masih aja jomblo.

“Keringetnya gak bau kan?” Aha! Syafa menemukan lagi point penting yang bisa bikin Keysha ilfil sama cowok (secakep apapun dia). Soalnya, Keysha pernah menolak cinta seorang cowok ganteng lantaran dia Triple B. Bau Badan Banget.

“Nope! Gue ‘kan pernah nge-gym bareng doi. Gilaaaa! Biar udah banjir keringetan gitu, gak tercium bau-bauan aneh. Malah, rasanya gue nyium aroma parfum yang unik banget. Campuran antara parfum yang dia pake sama keringetnya kali.” Keysha nyengir.

“Gak hobi kentut di sembarang tempat?” Pertanyaan Syafa meremind otak Fey pada Rendy, teman sekantornya yang naksir dia but ditolak mentah-mentah lantaran doi suka meledakkan ‘bom molotov’ anywhere, anytime. Mana ‘wangi’ nya duahsyat, bo!

“Ya enggaklah! Dia itu very wangi. Kalo toh dia kentut, pasti harum.” Keysha membela sang gebetan. Duileh, yang lagi falling in love. Mana ada sih kentut yang wangi? Emang minumannya parfum dari Paris?

“Suka ngupil pake jari telanjang, gak?” Syafa kehabisan pertanyaan.

“Rese lo! Kalo toh ngupil, pasti pake baju eh….tisu. Gak kayak cowok lo. Udah kukunya panjang-panjang dan hitam. Hobi ngupil lagi di depan publik.” Keysha sewot.

“Eits, jangan bawa-bawa cowok gue dong!” Syafa tersinggung.

“Abis, pertanyaan lo tuh nyebelin banget! Udah gue bilang, dia itu PERFECTO! Sesuai dengan selera gue. So, jangan nanya yang macem-macem lagi” Keysha cemberut.

“Iya deh, iya…yang punya pacar perfect. Eh, belum pacar ya? Baru calon. Makanya, buruan gih rebut hatinya.” Syafa mengedipkan mata.

“Hatinya udah gue rebut kok. Buktinya, hampir tiap malam dia ke rumah gue. Apalagi kalo bukan karena ada ‘something’? Udah gitu, dia juga gampang akrab sama bokap nyokap gue. Terutama sama Derby, adik bontot gue. Dia sering bantuin Derby ngerjain tugas-tugas kuliahnya. Kebetulan, Derby kan kuliah di jurusan Teknik Arsitektur. Bidang yang dia kuasai banget.” Ujar Keysha pede abiz. Wajah cemberutnya sudah bermetamorfosis menjadi secerah langit sore. Cinta memang sakti ya? Bisa mengubah wajah orang seenak jidat, secepat kilat.

“O ya?” Syafa memandang sobatnya dengan setitik rasa iri. Buset deh, hoki amat nih anak! Bisa ngedapetin cowok se perfect itu. Sementara cowok Syafa sampai saat ini masih dianggap ‘alien’ sama calon mertua, lantaran penampilannya yang acak-adut dan gayanya yang slengean. Pelukis gitu lho! Mana bisa dia serapi dan sesantun ‘Tom Cruise’?

“Gak percaya? Kapan-kapan, gue kenalin deh!”

“Well, what should I say. Congrats ya! Btw, dia gak BM kan?”

“Maksud lo?”

“Bau Mulut, sayang……,”

“Syafa!!!!”

That Perfect Guy (Sinopsis)

(Tentang Seorang Cowok Perfect Yang Kanan Kiri Ok)
Created By Sweety Qliquers


That Perfect Guy
Chapter 1 Finally, I Found Him…
Chapter 2 Kanan Kiri Ok!!


Sinopsis
Eits, pernah ngeliat cowok berotak encer, berkantong tebal, berwajah tampan kayak Tom Cruise, bersifat lembut, perhatian, baik hati, dan gak sombong. Plus title yang berderet dan so pasti bikin lo cewek-cewek jatuh cinta. Nah inilah yang terjadi pada Keysha Dianita (Keysha). Ia jatuh cinta dengan cowok sempurna itu. Apalagi tuh cowok care banget sama nyokap-bokap plus adiknya yang tampan. Tampan??? Aneh??

Cowok sempurna itu bernama Aditya Permadi (Adit). Sebenernya nih cowok suka sama Keysha Dianita (Keysha) atau adiknya Derby Romero (Derby) ya? Kalu dia suka Derby Romero (Derby), berarti Aditya Permadi (Adit)??


Karakter Tokoh That Perfect Guy :

Keysha Dianita (Keysha)
Gadis berusia 27 tahun dan mendambakan pria sempurna untuk menjadi pendamping hidupnya. Sampai akhirnya ia menemukan Aditya Permadi (Adit)-pria idamannya yang ternyata… Opsss… Jeruk makan jeruk.

Syafania Kirana (Syafa)
Sahabat Keysha Dianita (Keysha). Ia merasa aneh apa ada pria sempurna di muka bumi ini. Buktinya ada, gebetan Keysha Dianita (keysha) contohnya. Punya cowok selengean, ya ala seniman gitu deh namanya Reyhan Wijaya (Reyhan).

Aditya Permadi (Adit)
Pemuda sempurna dimata Keysha Dianita (Keysha) atau mungkin sempurna dimata semua wanita yang ada di muka bumi ini. Tampan, Kaya, Mapan, Body Ok… yang pasti sempurna tapi sayang dia…

Derby Romero (Derby)
Adik Keysha Dianita (Keysha), kuliah di jurusan Arsitektur. Ditaksir Aditya Permadi (Adit) - gebetan Keysha Dianita (Keysha).