Tampilkan postingan dengan label Mak Comblang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mak Comblang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Januari 2010

Mak Comblang (2-TAMAT)

Chapter 2
Ini Yang Namanya Sahabat???


Monas... I'm in love!

Sejak perkenalan singkat tersebut, dengan semangat yang menggebu-gebu aku minta Syafa nyomblangin aku dengan bule pujaan hati itu. Dalam waktu singkat aku sudah tahu all about Hayden mulai dari nomor HP sampai tanggal lahir bahkan kebiasaannya sehari-hari.

Dan, thanks God! Untungnya Hayden merespon semua sinyal cinta yang aku berikan!

Tetapi belakangan ini, setelah nge-date dua kali dengan Hayden, aku menangkap sesuatu hal yang aneh dari sikap tertutup Syafa. Jika aku membicarakan Hayden Timberlake — tentu saja memuji-mujinya dengan mulut berbusa-busa, Syafa selalu ‘Membisu’ dan sepertinya kurang senang dengan nunjukin sikapnya yang acuh tak acuh.

Setiap aku menelepon HP Hayden Timberlake sekadar ‘say hello’, Syafa selalu menghindar dengan segudang alasan!

“Sya, kenapa sih kalau ngomongin Hayden lo jadi cuek begitu?” tanyaku suatu ketika ketika tak tahan melihat kelakuannya yang antipati begitu.

“Ya, nggak ada apa-apa. Malas saja, setiap hari yang Lo omongin Hayden – Hayden – Hayden melulu. Memangnya nggak ada bahan obrolan lain apa?” jawabnya enteng ketika itu.

Aku tertawa kala itu. Benar juga katanya. Aku kelewat berbunga-bunga terhadap cowok bule itu. Aku terlalu exciting untuk segala hal yang menyangkut Hayden! Tetapi, who cares? I am in love with James and that's all!

Sampai pada suatu waktu pula, saat aku ingin makan siang di luar kantor: Aku ingin berterima kasih pada Syafa, mengajaknya makan siang bersama, karena dia adalah sosok penting yang mengandili hubunganku dengan Hayden Timberlake. (Namun ini sekaligus trikku untuk dapat bertemu dengan Hayden Timberlake yang sekantor dengan Syafa!)

Tiba di ruang kantornya, seperti biasa — terlalu biasa menurutku karena akulah satu-satunya tamu yang paling ‘kurang ajar’ di kantornya lantaran tak pernah mengetuk pintu bila masuk ke ruang kantor sahabatku yang bernama Syafa tersebut.

Dan ketika daun pintu kubentang.

Ya, Tuhan! Langit di atasku seperti runtuh!

Kulihat dua insan saling berpelukan dalam kemesraan!

Ciuman itu!

Hatiku berdarah tiba-tiba.

Syafa dan Hayden Timberlake saling bercumbu!

Oh, my God! What happened to my world?

Kenapa semuanya jadi begini?

Hayden Timberlake dan Syafa?!

Kenapa lagu lawas Mak Comblang dari Potret tiba-tiba menghantui kepalaku?

Sabtu Sabtu aku disuruh kirimin surat
Untuk seseorang di satu alamat rumah
Kar'na temanku lagi kasmaran padanya
Tapi tak berani jadi aku yang disuruh

Sudah kubilang aku lagi banyak kerjaan
Tapi dia paksa jadinya aku tak enak
Mana 'ku juga tak tahu yang mana orangnya
'Ku jadi bingung apa yang harus kulakukan

'Ku pergi juga demi untuk teman
Berikan surat pada yang dimaksud
Tapi tak sangka setelah aku jumpa
Nyatanya orangnya sangatlah menarik

Kupikir-pikir daripada buat temanku
Mendingan aku yang ambil kesempatan ini
Lagipula aku lagi tak punya pacar
Jadi niat kasih surat kubatalkan saja

Akhirnya aku kenalan dengannya
Dengan alasan tahu dari teman
Langsung saja aku bilang aku suka
Urusan sama temanku itu belakangan

Akhirnya aku kenalan dengannya
Dengan alasan tahu dari teman
Langsung saja aku bilang aku suka
Urusan sama temanku itu belakangan

Surat itu aku kembaliin pada temanku
Sambil senyum kubilang dia tidak dirumah
Lalu kubilang suratnya dititipkan saja
Jadi tugas mak comblangku sudah selesai

Ingin ketawa tapi aku tahan
Takut ketahuan, kacaulah jadinya
'Ku pulang ke rumah dengan hati senang
Dan menunggu saat perburuan berikutnya

Maafkanlah oh teman, bukannya 'ku yang jahat
Habis salahmu sendiri suruh-suruh aku

Mak Comblang
(By Potret)

Aku duduk tertegun di sofa memandangi hujan lebat di luar sana dari balik jendela kantorku. Di depanku tergeletak tulisan Keysha Dianita-teman sekantorku yang berjudul Harusnya…

“Harusnya temen menjaga hati temenya
Harusnya temen nggak menikam dari belakang
Harusnya temen nggak boleh makan temen
Harusnya....”


Aku menangis karena hal ini!


TAMAT
Copyright Sweety Qliquers
www.dindasweet-86.blogspot.com

Mak Comblang (1)

Chapter 1
Arti Sahabat


Perkenalkan namaku Aurelia Cempaka, biasa dipanggil Aurel. Inilah sepenggal kisahku. Kisah dukaku tentang cinta.

Sahabat itu adalah orang dekat yang kenal kita, tetapi tidak ada hubungan darah dengan kita. Bisa dikatakan seorang sahabat jika kita sudah kenal dia lama, dan tentu saja dia bisa mengerti kita. Atau, paling tidak selalu ada pada saat kita senang maupun susah. Sudah jadi bagian dari hidup kita.

Aku selalu memegang teguh pada kalimat bijak yang pernah dilontarkan seseorang padaku, tapi entah siapa namanya aku lupa…

“Persahabatan sejati adalah serupa tanaman yang tumbuh perlahan,
dan harus mengalami serta menahan banyak hantaman kesulitan
sebelum layak menyandang gelar sebagai persahabatan.”


Setidaknya itulah defenisi sahabat, menurutku. Dan tentu saja aku sudah menemukannya. Nama sahabatku itu, Syafania Kirana. Kita berteman dari masih pakai rok biru sampai sekarang sudah pakai baju kantoran.

Aku pikir Syafa — panggilanku untuknya, salah satu orang yang bisa membuatku nyaman selain keluargaku tentu saja. Syafa selalu ada jika aku sedang sedih. Tentu saja karena dirongrong banyak persoalan. Tidak problem keluarga, pacar, sampai politik kantor yang membikin aku down berkepanjangan.

Well, dia jugalah satu-satunya orang yang tidak mengatakan aku salah walaupun dunia menyalahkanku atas tindakan bodoh yang pernah kulakukan, entah, apa saja. Dan dia juga siap menjadi satu-satunya orang yang menyediakan bahunya jika aku menangis tersedu-sedu. Shoulder to cry on! Pokoknya, Syafa satu-satunya orang bisa mendeteksi hatiku lewat software pribadinya yang soft and warm.

Sekarang ini, aku lagi kesemsem sama cowok bule yang bernama Hayden Timberlake. Sumpah, bukan karena ikutan tren 'macarin bule'. Bukan. Tetapi karena aku memang jatuh hati pada bule yang smart, dan tentu saja baik menurut tipeku itu. Lagi-lagi, aku harus menghargai andil Syafa sebagai seorang sahabat. Karena dialah maka aku dapat berkenalan dengan Hayden Timberlake. Dia mengenalkan pemuda rekan sekerjanya itu padaku.

Mak Comblang (Sinopsis)

(Bercerita tentang Friend Makan Friend)
Created By Sweety Qliquers


Mak Comblang
Chapter 1 Arti Sahabat
Chapter 2 Ini Yang Namanya Sahabat??


Sinopsis
Sahabat itu adalah orang dekat yang kenal kita, tetapi tidak ada hubungan darah dengan kita. Bisa dikatakan seorang sahabat jika kita sudah kenal dia lama, dan tentu saja dia bisa mengerti kita. Atau, paling tidak selalu ada pada saat kita senang maupun susah. Sudah jadi bagian dari hidup kita.


Persahabatan sejati adalah serupa tanaman yang tumbuh perlahan, dan harus mengalami serta menahan banyak hantaman kesulitan sebelum layak menyandang gelar sebagai persahabatan.

Tapi kalau sahabat lo sendiri yang menikam diri Lo dari belakang, apa masih bisa dia disebut sahabat??


Karakter Tokoh Mak Comblang :

Aurelia Cempaka (Aurel)
Seorang gadis yang jatuh cinta pada Hayden Timberlake, teman sekantor sahabatnya – Syafania Kirana (Syafa). Aurelia Cempaka (Aurel) meminta Syafania Kirana (Syafa) untuk mencomblangkannya pada Hayden Timberlake. Tapi apa yang terjadi, bukannya dirinya yang jadian malah sahabatnya dan sang pujaan hati yang bermesraan.

Syafania Kirana (Syafa)
Seorang sahabat yang tega merebut gebetan sahabatnya sendiri. Kalau memang suka dari awal, kenapa nggak bilang aja. Daripada harus merebut milik sahabat sendiri, walaupun Cuma gebetan sih. Tapi itu kejam!!!

Hayden Timberlake (Teman Kantor Syafa)
Bule’ yang ditaksir Aurelia Cempaka (Aurel). Teman sekantor Syafania Kirana (Syafa). Mungkin karena seringnya intensitas bertemunya dengan Syafania Kirana (Syafa), Hayden Timberlake lebih memilih Syafania Kirana (Syafa) dibandingkan Aurelia Cempaka (Aurel).