Senin, 11 Januari 2010

Ketika Cinta Mulai Hadir (5)

Chapter 5
Tunangan???


“Whattt...! Tunangan Ma? jangan main-main bisa nggak Ma? Aku nggak suka kaya’ gini...” Sheila Natasya terkejut dengan berita yang tidak di sangka-sangkanya.

“Aduh Mama lagi bercanda kan? Becandanya Mama nggak lucu tahu nggak?”

“Nggak ada gunanya Mama bercanda sama kamu. Kamu nggak lihat apa muka Mama serius gini?” Kata Ibu Mirna-Mama Sheila Natsya sambil menunjuk wajahnya sendiri.

“No...! Pokoknya Sheila nggak mau tunangan, nggak mau…, Mama aja yang tunangan sono, kan’ Mama yang sangat berminat.” Sheila marah dengan Mamanya, di usianya yang sudah menginjak 25 tahun, hidupnya masih saja diatur oleh Mamanya.

“Sheila kenapa ngomong seperti itu sama Mama?” Sheila kaget mendengar bentakan Pak Syarif Purnomo (Papa Sheila) yang tiba-tiba menegur kelakuannya.

“Tapi Pa...”

“Nggak ada tapi-tapian. Sheila, Papa sama Mama nggak minta banyak kok’. Tolonglah setuju dengan pertunangan itu. Itu aja, Papa dan Mama nggak berharap sheila akan membalas segalanya yang pernah Papa dan Mama beri, tapi kali ini saja tolonglah…”

“Aduh, yang kaya’ gini nih yang bikin gue nggak tega. Ya nggak mungkinlah gue bisa ngebales semua jasa Papa dan Mama…” Batinnya.

“Oklah Sheila ikut aja kemauan Papa dan Mama.." putusnya akhirnya.

“Ok, Kalau gitu… next week hari sabtu acara pertunangannya ya…” Terpancar rona bahagia di wajah Ibu Mirna saat memberitahu rencana pertunangan itu pada anak gadisnya.

“What....!! Next week? Cepet banget...” pandangan sheila gelap... tiba-tiba pingsan terkejut...

“Sheila...!!” serentak Ibu Mirna dan Pak Syarif menjerit terkejut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar