Rabu, 06 Januari 2010

Maaf Terakhir (1)

Chapter 1
Ada Apa Ini??


Sebuah senyuman yang terukir dari bibirnya mampu mencairkan kerasnya hati setiap makhluk yang bernama laki-laki. Setiap kali melihat wajahnya bagaikan hujan yang menyirami segumpal hati yang gundah. Wajah indahnya bagaikan kuntum mawar yang tersiram embun pagi.

Gelak tawa dalam senda gurau yang dilantunkannya melalaui suara manjanya mampu membuat Indra tersenyum sendiri. Walaupun dihadapannya hanyalah sebuah dinding bisu, bukanlah Tasya... belahan jiwanya.

Entah mengapa sejak tadi, hati Indra tidak henti-hentinya berdebar seperti ada sesuatu yang tidak menyenangkan akan terjadi. Hanya dengan ibu jari tangan kanannya, Indra menekan nomor pada keypad HP-nya. Nomor yang sudah dihapalnya diluar kepala. Nomor... TASYA.

”Maaf, nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkaun...”

”Aduh, kenapa sih sayang??? Kenapa HPmu nggak aktif???”

Diwajahnya tergambar jelas, wajah kegelisahan. Wajah yang terhasil dari keresahan hati. Matanya mulai menjelajahi jam dinding dan otaknya mulai menghitung waktu.

Sudah hampir dua jam Tasya berangkat dari Bandung untuk ke Jakarta. Kalau tidak salah, seharusnya ia sudah sampai di Jakarta sekarang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar